Jumat, 20 Juni 2014

PENGALAMAN YANG DIANALISIS SESUAI TEORI

·         KasusI
Ketika SMA guru sering membuat kerja kelompok. Dalam satu kelompok kadang beranggotakan 8 orang. Sebagian besar anggota merasa lepas tanggungjawab karena mereka beranggapan bahwa sudah ada orang  yang bias mengerjakannya. Biasanya mereka yang tidak mengerjakan tugas malah asik membahas yang tidak ada hubungannya dengan apa yang sedang disuruh. Tapi mereka tetap menginginkan nilai yang sama dengan orang-orang yang mengerjakan.
·         Teori
Uninvolved Bystanders adalah keadaan dimana orang yang saat diposisikan dalam suatu grup yang tidak terstruktur maka akan mengalami diffusion of responsibility, yaitu perasaan berkurangnya rasa tanggungjawabnya untuk melakukan hal yang benar dikarenakan terpengaruh oleh anggota grup lain yang tidak melakukan apa-apa. Namun para psikolog social tidak melihat hal ini sebagai kualitas individu yang tidak baik, melainkan sebagai suatu fenomena psikologi yang umum. Latanedan Darley (1970) beranggapan bahwa berada disuatu tempat bersama orang lain mempengaruhi persepsi kita terhadap suatu masalah dan rasa tanggungjawab kita untuk menolong.  Saat kita menyaksikan suatu kejadian, kita memperhatikan terlebih dahulu apakah orang disekitar kita merasa bahwa hal itu adalah sebuah masalah. Jika tidak ada yang berusaha untuk memberikan pertolongan, maka rasa tanggungjawab kita untuk menolong akan berkurang.
·         Analisiskasusdenganteori
Pada kasus ini teman-teman yang tidak aktif dalam kelompok dapat disebut dengan diffusion of responsibility, karena mereka merasa lepas tanggungjawab karena beranggapan bahwa sudah ada orang yang bias mengerjakannya. Biasanya jika ada masalah dalam kelompok orang yang termasuk dalam diffusion of responsibility ini akan hanya memperhatikan terlebih dahulu. 

·         Kasus II
Sewaktu SMA saya memiliki sahabat sebut saja namanya Riza. Dia terkenal orang yang pintar di sekolah dan banyak dikenal oleh guru-guru. Kami memiliki beberapa kesamaan seperti menyukai pelajaran matematika, main badminton, nonton drama korea, dll. Kami juga sering belajar bersama jika ada waktu luang. Mungkin karena adanya kesamaan dan intensitas pertemuan yang lumayan sering saya merasa nyaman jika disampingnya begitu juga dengannya. Hingga pada suatu hari dia menyatakan cinta, tapi di saat itu juga mulai timbul rasa nano-nano (senang, malu, canggung) jika bertemu dengannya. Tapi karena komitmen, saya lebih memilih focus belajar dan mengenyampingkan rasa tersebut.
·         Teori
Apakah anda sedang jatuh cinta? Atau anda pernah mengalami yang namanya jatuh cinta?.Hubungan pertemanan dan cinta adalah dua fenomena sosial yang sangat kuat yang dekat dengan hidup manusia. Karena itulah hubungan pertemanan dan cinta telah menjadi salah satu topic penting yang sering dibahas para psikolog sosial.
Berdasarkan  teori dari Characterisric of the other person in Interpersonal Attraction, menunjukkan adanya faktor –faktor  yang mempengaruhi kedekatan antara satu dengan yang  lain, yang biasanya disebabkan oleh beberapa kesamaan antara lain; similiar and complementary characteristic yang menyatakan bahwa Umumnya, kemiripan adalah daya tarik yang sangat penting. Kita akan cenderung sangat tertarik  pada orang yang memiliki kesamaan dengan kita baik hobi, sikap maupun minat dan Kesamaan sangat penting dalam daya tarik. Kita cenderung paling tertarik pada orang-orang yang memiliki nilai-nilai yang sama, kepentingan, dan sikap yang dapat sejalan dalam masalah komunikasi dan kehidupan kita.
Namun, hal-hal yang berlawanan dengan diri seseorang juga bias menjadi hal yang menarik bagi sebagian orang. Kadang-kadang daya tarik orang-orang seperti kita adalah murni erotis.Tetapi hal yang berlawanan juga menarik ketika itu mampu melengkapi karakteristik yang berlawanan dengan orang lain, atau "cocok" dengan kita. Mungkin menyukai pendengar yang baik yang bias bergaul dengan orang-orang yang banyak bicara dibandingkan dengan mereka yang sama-sama pendiam. Mungkin memiliki pasangan yang outgoing di pertemuan social membuat segalanya lebih mudah dan lebih menyenangkan! Sama, orang yang dominan mungkin lebih memilih orang yang penurut, dan orang yang suka "mengurus" orang lain mungkin lebih suka seseorang yang lokes harus diurus.
Ketika ada seseorang yang menyukai kita namun karakteristiknya berlawanan dengandirikita, maka kondisi ini juga dapat menimbulkan daya tarik. Akan menyenangkan bila kita disukai oleh seseorang yang  justru berbeda dengan kita.Tetapi yang perlu diingat bahwa karakteristik yang berlawanan bias menjadi tidak menarik dalam hubungan pribadi.Contohnya, orang yang religious tidak akan tertarik pada orang-orang yang menghina agamanya.
Kompentensidan “Ideal Self” Kita
Kita akan cenderung lebih tertarik pada orang yang ahli/ berkompeten daripada orang yang tidak berkompeten. Kemampuan intelegensi, kekuatan, kemampuan sosial, pendidikan, dan lain-lain, umumnya dianggap sebagai suatu daya tarik.Tetapi orang yang terlihat terlalu kompeten/ ahli akan kehilangan daya tariknya, karena kita merasa tidak nyaman bila dibandingkan dengannya. Elliot Aronson dan rekannya melakukan percobaan yang menunjukkan bahwa yang terbaik untuk menjadi sedikit sempurna. Peserta mendengarkan salah satu dari empat kaset dari orang-orang yang mencoba untuk menjadi anggota tim kuis dari universitasmereka . Dua orang mendapat lebih dari 90 % yang benar pada pertanyaan-pertanyaan sulit yang digambarkan sebagai siswa kehormatan , atlet , dan orang-orang yang aktif dalam kegiatan siswa . dua lainnya menjawab 30 % dari questions correctly dan digambarkan sebagai rata-rata. Pada akhir rekaman itu, salah satu siswa yang unggul dan salah satu siswa rata-rata melakukan kesalahan – masing-masing menumpahkan secangkir kopi pada dirinya sendiri . Salah satu dari kelompok ini menurut anda mana peserta yang dinilai sebagai yang paling menarik ?Mahasiswa unggul yang melakukan blunder itu dinilai sebagai yang paling menarik dari semua
Kita umumnya cenderung tertarik pada orang yang memiliki kualitas yang baik dan sama . Bahwa kita idealnya ingin memiliki-orang yang mirip dengan"diri ideal”kita. Di sisi lain, kita cenderung menyukai orang-orang yang tidak terlalu sempurna karena kita cenderung tidak seperti orang-orang yang dekat dengan diri ideal kita.
·         Analisis kasus dengan steori
Karena kami memiliki beberapa kesamaan dan menimbulkan rasa nyaman ini berarti membuktikan teori Characterisric of the other person in Interpersonal Attraction, menunjukkan adanya faktor –factor  yang mempengaruhi kedekatan antara satu dengan yang  lain, yang biasanya disebabkan oleh beberapa kesamaan antara lain; similiar and complementary characteristic yang menyatakan bahwa Umumnya, kemiripan adalah daya tarik yang sangat penting. Seperti yang sudah dijelaskan kita akan cenderung sangat tertarik pada orang yang memiliki kesamaan dengan kita baik shobi, sikap maupun minat. Dan Kesamaan sangat penting dalam daya tarik. Namun tidak menutup kemungkinan ketika ada seseorang yang menyukai kita namun karakteristiknya berlawanan dengan diri kita, maka kondisi ini juga dapat menimbulkan daya tarik.
      Kita juga akan cenderung lebih tertarik pada orang yang ahli/ berkompeten daripada orang yang tidak berkompeten. Umumnya kemampuan intelegensi, kekuatan, kemampuan sosial, pendidikan, dan-lain-lain, dianggap sebagai suatu daya tarik.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar